Kamis, 26 Mei 2022

Secuil Kisah Guru Penggerak

 



GURU BERGERAK INDONESIA MAJU

Oleh    : Eman Suherman

emansuherman98@guru.smk.belajar.id

 

 

Dunia Pendidikan di Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya membahas dan melakukan kegiatan inovasi pengembangan terkait transformasi Pendidikan, untuk mewujudkan visi Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian demi terciptanya Pelajar Pancasila, tak sedikit yang memprediksi bahwa perubahan Mindset Pendidikan di Negara kita akan mengalami perubahan yang cukup signifikan dari sebelumnya, hal ini dilakukan untuk mewujudkan Pendidikan yang berkualitas untuk masyarakat.

Perubahan ini tertuang dalam Program Merdeka Belajar yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek)  melalui episode merdeka belajar, tak tanggung-tanggung saat ini Kemendikbudristek telah merilis episode belajar sampai dengan episode 19 diantaranya; Episode 1 empat pokok kebijakan dengan mengganti UN menjadi Assesment Nasional, menghapus USBN, Penyederhanaan RPP, menyesuaikan kuota jalur prestasi berbasis Zonasi. Episode 2 Kampus Merdeka; Episode 3 Perubahan mekanisme Bantuan Operasional Sekolah (BOS); Episode 4 Program Organisasi Penggerak; Episode 5 Program Guru Penggerak; Episode 6 Transformasi dana pemerintah untuk Pendidikan tinggi; Episode 7 Program Sekolah Penggerak; Episode 8 SMK Pusat Keunggulan; Episode 9 KIP Kuliah Merdeka; Episode 10 Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP); Episode 11 Kampus Merdeka Vokasi; Episode 12 Sekolah aman berbelanja Bersama SIPLAH; Episode 13 Merdeka berbudaya dengan kanal Indonesiana; Episode 14 Kampus Merdeka dari kekerasan seksual; Episode 15 Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar; Episode 16 Akselerasi dan peningkatan pendanaan PAUD dan Pendidikan kesetaraan; Episode 17 Revitalisasi Bahasa Daerah; Episode 18 Pendidikan berbudaya dengan dana Indonesiana; dan Episode 19 Rapor Pendidikan Indonesia

Program Guru Penggerak yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek melalui Episode ke 5 ini turut menjadi bagian dari Inovasi Pembelajaran, Guru Penggerak adalah Program yang didesain untuk Guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid, Guru yang mengikuti Program Pendidikan  Guru harus melalui beberapa seleksi diantaranya seleksi administrasi salah satunya mengisi essai, seleksi simulasi mengajar dan terakhir seleksi wawancara, hal itu dilakukan agar kualitas dan peran serta Calon Guru Penggerak  mempunyai kualitas yang baik dalam menginisiasi sebuah program untuk diaplikasikan melalui aksi nyata disetiap sekolah Calon Guru Penggerak.       

Pendidikan Guru Penggerak berlangsung selama 9 Bulan, Pendidikan ini dilakukan ditempat kerja/sekolah masing-masing dengan metode pembelajaran Blended Learning melalui room/Belajar Daring dengan Fasilitator yang membedah dan mempelajari Modul 1 sampai 3 terdiri atas Modul 1 Paradigma dan Visi Guru Penggerak, Modul 2 Pembelajaran yang berpihak pada murid, Modul 3 Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah. Sementara yang bersifat Luring atau tatap muka yaitu Pendampingan Individu dan Lokakarya, Pendampingan Individu adalah pendampingan yang dilakukan Pengajar Praktik Guru Penggerak yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek melalui hasil seleksi dengan mengunjungi sekolah tempat Guru Penggerak itu berada, tujuan dari Pendampingan Individu ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi atau perkembangan yang dilakukan Guru Penggerak dari hasil bedah modul dengan fasilitator, pendampingan individu ini dilakukan menjelang lokakarya, yang nanti hasil pendampingan Individu tersebut dibawa untuk didiskusikan pada saat lokakarya. Lokakarya Guru Penggerak diselenggarakan 1 bulan sekali selama 9 bulan, lokakarya dilaksanakan ditempat yang memadai untuk dilakukan lokakarya, yang unik dari perjalanan lokakarya Guru Penggerak ini terjadi pada saat Lokakarya ke 7, dimana loakakrya 7 ini bertema “Festival Panen Hasil Belajar” dimana inovasi program pembelajaran dari Guru Penggerak hadir di lokakarya 7, semua pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan turut hadir dalam pelaksanaan lokakarya tersebut dengan harapan adanya sentuhan atau perhatian dalam bentuk apresiasi ataupun finansial jika ada inovasi/terobosan baru dari aksi nyata Guru Penggerak dirasa perlu untuk dikembangkan disekolah dengan bantuan finansial.

Perjalanan Guru Penggerak selama 9 bulan membawa dampak perubahan yang baik untuk dunia Pendidikan di Indonesia dengan harapan setiap sekolah bisa mengedepankan Culture Inovation and Culture Learning sehingga bisa menciptkan dan mengembangkan inovasi pembelajaran dan program  yang berdampak pada murid. Dengan tersebarnya ribuan Guru Penggerak yang tersebar disetiap pelosok Nusantara turut serta dalam menyelaraskan Pendidikan yang berkualitas untuk masyarakat sesuai dengan Visi Indonesia Maju. Pergerakan melalui aksi nyata itulah yang dijadikan sebagai jargon atau Motto Guru Penggerak.

Jika dalam satu sekolah terdapat satu Orang Guru Penggerak artinya Guru tersebut sudah bisa melakukan satu inovasi atau perubahan disekolah, bayangkan jika semua Guru berlabel Guru Penggerak yang ada disetiap sekolah dari setiap jenjang maka tujuan dari cita-cita Pendidikan Nasional akan terwujud.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Assalamualaikum sahabat Guru diseluruh Indonesia, sedikit saya berbagi media pembelajaran dengan power point, agar pembelajaran lebih menar...