Minggu, 19 Juni 2022

Saksi sebuah kesuksesan

 

PERJALANAN

(Eman Suherman)

 

Tuhan …..

Tunjukkan padaku jika memang ada jalan menuju Syurgamu

Tuhan …

Tunjukkan jua padamu jika memang jalan menuju kemusrikan itu juga ada

Tuhan …

Tunjukkan pula jalan yang berkelok dan berliku itu seperti apa ?

 

Syurgamu sungguh menjanjikan,

Namun tak banyak yang berjanji untuk mencapainya

Kemusrikanpun sangatlah mudah untuk dilakukan

Namun tak berat untuk menanggungnya

Kehidupan, ya … itulah kehidupan dengan jalan yang berkelok dan berliku

 

Tuhan …

Perjalanan hidup ini menjadi syarat

 bahwa menjadi bermanfaat itu harus menempuh jalan pula

jalan yang berliku, berkelok, gelap dan menerjang hawa

 

Tuhan …

Satu pintaku, jika memang ingin bermanfaat itu sulit

Mudahkanlah dan tetapkanlah hatiku untuk selalu ingat nama-Mu

Perjalanan ini menjadi saksi bisu

Bahwa perjuangan untuk bermanfaat sangatlah tak mudah ….

 

Masa pada satu Waktu

                                                                         WAKTU

                                                                  Oleh, Eman Suherman

Hari berlanjut dimakan waktu,

Waktu bertumpu untuk yang mampu

Mampu mencatat tinta emas pada mahligai waktu

Biarkan, biarkan, biarkan yang salah tetap salah

Namun, jangan biarkan hela nafas menjadi helaan dosa

                               

Waktu tidak pernah salah,

Waktupun tidak patut untuk dipersalahkan

Insan Tuhanlah yang saat ini tengah berwaktu

Waktu yang baik untuk kebaikan

Waktu yang tidak baik jangan kau pakai untuk kejelekkan

 

 

Malulah kau pada waktu

Malulah kau pada masa

Dimana nafas ini tiada arti dari waktu ke waktu

Pikiran inipun kau sudutkan untuk luangkan masa

Sementara, sang embun masih bisa menembus cadas

 

Catatlah sejarah untuk hari ini

Kelak kau akan bercerita pada anak cucumu nanti

Ibarat embun, walau tak memenuhi tapi cukup membasahi

Walau tak harus lurus, namun tetaplah pada arus

Arus kebaikan dan kemuliaan ….


Minggu, 05 Juni 2022

UNTUK ANAKKU


 NAK YAKINLAH...!!!

Oleh, Eman Suherman


Nak, jika nanti tangan ini tak mampu memegangmu,
Nak, jika nanti kaki juga tak mampu menahan badan ini,
aku titipkan sebuah keyakinan, 
aku titipkan sebuah harapan

        keyakinan akan sebuah kehidupan yang bahagia
        ketika kita yang ciptakan kebahagiaan itu
        Harapan akan sebuah cita-cita tinggi bersamamu
        ketika kebahagiaan itu datang dari hasil cita-cita

Nak, jika nanti mata ini sudah berkurang akan tugasnya
jika nanti telinga inipun sudah mulai menurun fungsinya
aku titipkan kembali pandangan kebahagiaan untuk orang disekitarmu
                                          dan aku titipkan juga jangan pernah mendengar hal buruk untuk kau lakukan

Kami yakin kau adalah anak yang kuat
kuat hati, kuat pikiran dan kuat dari terpaan hidup
kami yakin kau adalah cahaya harapan kami
cahaya yang nanti akan menjadi penerang tatkala kami dalam kegelapan
        
        Nak, jangan ragu langkahkan kakimu untuk kebaikan
        jangan ragu pula ulurkan tanganmu untuk kemanusiaan
        karena hanya dengan itulah kami akan mendapatkan kebahagiaan
        kebahagiaan yang tak bisa ditukar dengan apapun
    

        Nak Yakinlah, kelak kau akan tahu bahwa raga ini tidak akan lagi bersamamu
        raga ini akan menjadi pengantar tidur malammu,
        namun,,,aku titip doa disetiap sujudmu ...
        Doa yang akan membawa kami ke kebahagiaan
        Doa yang akan membawa kami pada ketenangan
    
        Yakinlah Nak, kebahagiaan itu datang dari cita-cita yang mulia,
        kami titipkan bahagiakanlah orang disekitarmu        
        agar kelak kau tidak tercatat sebagai pengangkuh
        .........................................................................
        

 Assalamualaikum sahabat Guru diseluruh Indonesia, sedikit saya berbagi media pembelajaran dengan power point, agar pembelajaran lebih menar...